Nu Year ; Peramal adalah penghambat

maBaca BLOG ini setiap tahun baru

bikin blok eh salah blog itu susah2 gampang. kalo 2 - tiga kali sih tdk masalah. tapi bagemana kalo rutin setiap hari, setiap minggu? bisa copi paste temen punya? padahal, gwe ga’ jago nulis…komentar, iya! huahahha dasar.
kalo nulisnya masalah yang negatip? gwe mungkin salah satu org yang jago menghujat, tapi diantara ratusan teman yang baca blog mungkin saya bisa menanggung dosa mereka makanya presentasi dari yang negatip dan positif mungkin  banding 20% - 80%lah. oleh karena itulah saya senantiasa menulis yang 80%nya, yang positif tidak terkecuali pergantian tahun. (yang lain penggembira, supaya bisa dibilang org asik).
Terus terang saya kurang sependapat dengan ramalan beberapa konsultan, okonom, penasehat atau ahlih fengshui tentang tahun depan. yah, asal tahu saja, tidak sedikit adri mereka yang melontarkan sentimen-sentimen buruk. misalnya, (lagi-lagi) krisis.
padahal, tahukah dikau, acapkali sikon semakinkeruh lantaran komentar orang2 yang dianggap pakar di bidangnya, kemudian komentar tersebut dikutip oleh media massas, yang selanjutnya diamini oleh pakar-pakar yang lainnya. pada akhirnya, komentar sedemikian rupa menjadi sugesti bagi semua pelakunya.
kalo kita paham, sebenarnya sentimen2 tersebut hanya akan menumpulkan motivasi dan melumpuhkan syaraf2 inovasi. optimisme bisa musnah! ide2 cemerlangpun bisa punah!
seandainya hal2 negatif terus-menerus dijejalkan ke otak lu, maka apakah mungkin tuh otak akan menghasilkan hal positif? mustahil, garbage in, garbage out. ujujung2nya, negativity alias bayang2 kemerosotan, kegagalan, atau kebangkrutanpun meracuni benak.
dan tanpa disadari, apa2 yang berkecamuk di mindset tersebut akan terealisasi dengan sendirinya di market. ringkasannya, from mindset to market. dan itu artinya - ya, anpun- lu telah merancang nasib buruk untuk diri lu sendiri. hanya gara2 kabar yang masih keruh? ah, yang benner aja!
saya sih ga’ tau lu mikirin apa. tapi, buat gwe tahun depan adalah tahun yang paling indah - tiada duanya. Positivity, itulah sikap yang gwe sambut setiap pergantian tahun.
ketahui lanskap persaingan, katahui peta ekonomi, ketahui apa yang bakal booming, ketahui apa yang sudah ngetrnd supaya ga keikut trend yang ada n nyari yg bakalannya, itu wajib hukumnya. boleh juga mengambil langkah antisipasi, tapi jangan pernah sekalipun merancang nasib buruk untuk diri kita sendiri. itu konyol namanya.
trus gmn apabila krisis benar2 terjadi? be positif man! toh, krisis jg menyimpan sisi plus. bukankah karakter cina "krisis" desebut dengan "wei-ji" yang mengisiaratkan dua makna, yaitu "bahaya" dan "peluang"? jelas sudah! apa perlu diuraikan lagi?
coba deh direnungkan, krisis akan membuka kesempatan2 anyar. krisis jg akan menyisihkan sejuml;ahpesaing. selain menggemleng stamina, krisispun akan mendidik kita agar bekerja lebih hemat dan lebih kreatif.
entah apa kata peramal. tapi satu hal yang pasti, gwe percaya sepenuhnya bahwa alur nasib lu ditentukan oleh lu sendiri, yahhh bukan peramal. so? kalo lu mau. lu jg bs menjadi pemenang next year. gwe yakin banget lu b isa… lah, gwe aja yakin lu bisa, masak lu sendiri ngga yakin seeeh?

Leave a Reply